Kisah Alfin Tuasalamony Yang Pernah Putus Asa
Bek sayap milik Madura United, Alfin Tuasalamony, pernah mengalami hal tak enak dalam kariernya ketika sedang berada di atas.
Mantan pemain timnas Indonesia U-23 itu cedera patah tulang kaki kiri, karena kecelakaan, dan akhirnya harus menepi lama karena cedera tersebut.
Kepada Hamka Hamzah, di kanal Youtube Hamka Story 23, Alfin menceritakan perasaannya ketika mendapat cedera yang membuatnya putus asa.
“Pikiran saya ketika kecelakaan kaki saya cedera itu, pikiran pertama kalau tidak sembuh, saya bunuh diri saja. Ini serius,” ucap Alfin menjawab pertanyaan Hamka.
“Tapi kata dokter kaki saya masih bisa sembuh. Dari situ saya mulai kuat secara mental, secara pikiran,” sambung pemain jebolan SAD Uruguay tersebut.
Dalam video tersebut, Alfin juga menceritakan bagaimana perjuangan ia bangkit yang butuh waktu dua tahun untuk bisa kembali ke penampilan terbaik.
Pada saat cedera, kebetulan Alfin sedang menjadi milik Persija Jakarta, namun akhirnya Bhayangkara FC yang perlahan mengembalikan performa Alfin, pada 2017.
Alfin sendiri dikenal sebagai salah satu bek sayap terbaik yang pernah membela timnas Indonesia di level junior, dan tampil meyakinkan pada SEA Games 2013.
Dirinya bisa saja melanjutkan karier di luar negeri, setelah sempat membela CS Vise, klub dari Belgia. Namun, Alfin mengaku berpikiran realistis sehingga pulang ke Indonesia.
“Satu, saya sudah bosan, dan ingin dekat keluarg. Kedua, terlalu sulit. Untuk persaingan dan skill tidak terlalu susah, tapi postur dan kondisi fisik, kita masih terlalu jauh,” kata Alfin kepada Hamka.